Sesak. Banyak tangis yang tertahan dan tak mungkin pernah selesai. Semakin banyak doa dan harapan yang aku pinta dan panjatkan kepada Sang Pencipta. Rasa rindu kali ini adalah baru dan berbeda. Rindu yang biasanya bisa sedikit terbayarkan saat bertemu itu tak bisa ku lakukan. Yang harusnya bisa bertemu, sekarang tidak. Aku harus menjaga untuk tak bertemu siapapun. Keluarga, teman-teman. Demi kebaikan bersama. Salah satu hal yang tidak bisa ku lakukan adalah tak bertemu. Bayangkan bagaimana sulitnya hal yang harus ku lakukan itu untuk saat ini? Aku tidak sedang bisa berpikir positif. Tidak yakin bisa bertemu lagi. Aku lupa hangatnya saat bersamamu.
Aku sedang berusaha semampu dan sebisaku untuk menerima ini semua dan membiasakannya. Semua di dunia ini hanya perlu pembiasaan bukan? Doaku tak pernah ada jeda. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya. Dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Bertahanlah sampai kita bisa berjumpa lagi tanpa media apapun. Hanya kita. Melepaskan semua rindu dalam sebuah senyuman paling tulus yang bisa ku berikan dengan tatapan penuh keharuan dan bila mungkin sebuah pelukan yang sebelumnya belum pernah ku berikan...
Aku sedang berusaha semampu dan sebisaku untuk menerima ini semua dan membiasakannya. Semua di dunia ini hanya perlu pembiasaan bukan? Doaku tak pernah ada jeda. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya. Dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Bertahanlah sampai kita bisa berjumpa lagi tanpa media apapun. Hanya kita. Melepaskan semua rindu dalam sebuah senyuman paling tulus yang bisa ku berikan dengan tatapan penuh keharuan dan bila mungkin sebuah pelukan yang sebelumnya belum pernah ku berikan...

Komentar
Posting Komentar